Ingin Berlibur di Desa Wisata, Ini 4 Desa Wisata yang Bisa Anda Kunjungi

Embun pagi membasahi dedaunan. Kicauan burung pun saling bersahutan seakan menyambut mentari di ufuk timur.

Editor: Muhammad Irham
wanderful image
Suasana di Desa Wisata Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Jawa Tengah di pagi hari 

TRIBUN-TIMUR.COM – Embun pagi membasahi dedaunan. Kicauan burung pun saling bersahutan seakan menyambut mentari di ufuk timur.

Seiring waktu berlalu, semakin banyak warga mulai beraktivitas. Ada yang bergegas pergi ke ladang untuk bercocok tanam, ada yang bersiap mengayuh sepeda untuk menuju ke pasar, dan ada pula warga yang menyiapkan peralatan untuk membuat produk ekonomi kreatif (ekraf).

Begitulah kira-kira suasana desa di pagi hari. Pemandangan alam yang indah berpadu dengan budaya warga setempat menjadi sesuatu yang dirindukan untuk berlibur ke desa wisata.

Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Indonesia memiliki lebih kurang 1.838 desa wisata yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Semua desa wisata tersebut memiliki keunggulan dan pesonanya masing-masing. Dari ribuan desa wisata tersebut, setidaknya ada empat desa wisata #DiIndonesiaAja yang wajib masuk ke dalam bucket list kamu.

Pasalnya, keempat desa wisata tersebut terkenal dengan kekayaan budaya dan pesona alam yang memukau.

Simak ulasan berikut untuk mengetahuinya.

1. Desa Wisata Karangrejo di Borobudur

Di Borobudur, kamu bisa melakukan aktivitas berkeliling desa menaiki andong, bersepeda ontel, bermalam di homestay yang terletak di area pedesaan, wisata outbound, rafting, dan menikmati sunrise dari atas bukit.

Desa Wisata Karangrejo terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Desa ini berlokasi tak jauh dari Candi Borobudur, yakni 4 kilometer (km) dan dapat ditempuh sekitar 10 menit dengan kendaraan bermotor.

Desa Karangrejo merupakan salah satu desa wisata yang telah memiliki sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf.

Berbagai aktivitas bisa kamu lakukan bila berkunjung ke Desa Karangrejo. Sebagai contoh, menikmati matahari terbit dengan pemandangan Candi Borobudur yang diapit Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, berkeliling desa menggunakan sepeda ontel dan mobil Volkswagen (VW) klasik, serta wisata rafting.

Selain itu, kamu juga bisa membeli produk ekraf yang dibuat secara langsung oleh warga desa, seperti pernak-pernik Candi Borobudur, jajanan tradisional, minyak kelapa, dan produksi budidaya jamur.

Untuk penginapan, Desa Karangrejo menyediakan 22 homestay berkelas dunia yang memadukan konsep modern dan tradisional.

Harga menginap di homestay Desa Karangrejo berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 1,5 juta per malam.

2. Desa Wisata Mas di Bali

Bali terkenal dengan pesona pantai dan alam bawah lautnya. Namun, tahukah kamu bahwa Bali juga punya potensi desa wisata yang bisa menjadi alternatif destinasi untuk dikunjungi.

Salah satunya adalah Desa Wisata Mas di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Desa wisata itu wajib masuk ke dalam bucket list kamu.

Melansir laman Indonesia.travel, Kamis (11/11/2021), Desa Wisata Mas sudah dikenal sebagai kampung pemahat legendaris di Bali.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved