Ayo, Uji Nyali dengan Berkujung ke Makam Unik di Londa, Tana Toraja

Sulawesi Selatan memiliki destinasi wisata yang telah terkenal hingga mancenegara. Destinasi eksotis itu berada di Tana Toraja.

Editor: Muhammad Irham
ist
Pemakaman di Atas Tebing di Londa Tana Toraja 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sulawesi Selatan memiliki destinasi wisata yang telah terkenal hingga mancenegara. Destinasi eksotis itu berada di Tana Toraja.

Lokasinya berada di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Untuk mencapainya, bisa dilakukan dengan menggunakan transportasi darat sejauh kurang lebih 300 km dan bisa juga menggunakan pesawat terbang. 

Tana Toraja dinilai memiliki kebudayaan kuno yang masih lestari, sebut saja rumah adat yang biasa disebut dengantongkonan,upacara pemakaman tradisional alias Rambu Solo, juga makam gantung yang ada di Londa.

Kekayaan budaya ini didukung pula dengan alam yang memukau. Diberkahi dengan tanah subur berbukit-bukit, hamparan hijau bisa kamu lihat sejauh mata memandang.

Bila berencana berlibur ke Tana Toraja, kamu perlu tahu kegiatan apa saja yang wajiib dilakukan di sana agar wisatamu maksimal. Berikut ini kami rangkumkan lima yang terbaik:

1. Hadiri Rambu Solo, upacara pemakaman termahal di dunia
 

Keluarga jenazah sedang melakukan tarian Ma’badong, tarian duka cita wajib dalam Rambu Solo. (Sumber: Shutterstock)

Sulit menemukan upacara pemakaman semegah Rambu Solo di sudut lain dunia ini.

Menghadiri upacara pemakaman ini, kamu akan menyaksikan bahwa masyarakat setempat rela menguras kantong demi melepas kepergian anggota keluarga dengan upacara perpisahan terbaik.

Terdapat tiga tingkatan penyelenggaraan Rambu Solo yang diatur berdasarkan kemampuan ekonomi keluarga, mulai dari To di Silli’ yang hanya membekali jenazah dengan telur ayam, sampai yang paling mahal yaitu To di Rapai’ yang berlangsung lebih dari tujuh malam dan mengorbankan puluhan hingga ratusan ekor kerbau serta babi.

Selama acara berlangsung, keluarga akan mengenakan pakaian serba hitam dan menyambut tamu dengan buah sirih, tembakau, juga permen.

Di sini, kamu bisa menyaksikan berbagai tarian khas Tana Toraja dan adu kerbau juga babi sampai ke penyembelihannya. Puncak dari acara ini adalah jenazah yang diarak keliling kampung sebelum akhirnya dimakamkan di atas tebing.

2. Uji nyali dengan mengunjungi Londa, makam di atas tebing
 

Tebing menyerupai rumah berjendela dengan banyak tau-tau di luarnya. (Sumber: Shutterstock)

Tak hanya upacara yang megah dan berbiaya mahal, tempat pemakaman di Tana Toraja ini juga terbilang unik karena beradadi dalam gua pada dinding tebing.

Gua pemakaman ini disebut dengan Londa dan dijadikan salah satu tempat wisata andalan. Jika kamu punya nyali yang besar, mengunjungi Londa adalah sebuah keharusan.

Londa terletak di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi, atau sekitar 7 km dari pusat kota Rantepao. Memasuki kawasan Londa, kamu bisa merasakan suasana mistis yang berbeda.

Dinding tebing dilubangi serupa jendela dan menjadi tempat meletakkantau-tau, patung kayu yang dibuat semirip mungkin dengan jenazah yang dimakamkan di Londa.

Nyalimu akan makin diuji saat memasuki gua karena suasana mistis yang terasa lebih nyata. Di dalamnya, terdapat ratusan peti mati dengan berbagai kondisi, mulai dari yang masih utuh sampai yang sudah hancur dengan tulang belulang berserakan.

Peti yang hancur ini merupakan peti yang sebelumnya digantung dan terjatuh karena termakan usia.

Status sosial jenazah dalam masyarakat semasa hidup mempengaruhi ketinggian makamnya. Semakin tinggi status sosial seseorang, semakin tinggi peti matinya digantungkan dan semakin banyak pula benda berharga yang ‘dibawa’.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved