Kuliner

Cita Rasa Gurih dan Pedas di Lammang Bambu Jeneponto

Kuliner khas ini bisa Anda jumpai di Kabupaten Jeneponto, kurang lebih 80 kilometer arah selatan Kota Makassar

Editor: Mansur Amirullah
int
Lammang, kuliner khas warga Kabupaten Jeneponto 

TRIBUNTIMUR.COM - Salah satu kuliner khas di Sulawesi Selatan yang bisa Anda nikmati saat traveling di daerah ini adalah Lammang.

Kuliner khas ini bisa Anda jumpai di Kabupaten Jeneponto, kurang lebih 80 kilometer arah selatan Kota Makassar.

Di Jeneponto, Lammang bisa Anda dapati di Kecamatan Bangkala, tak jauh dari Pasar Allu. Lokasi ini mudah dijangkau karena merupakan jalur kendaraan umum dan merupakan poros dari Makassar menuju ke wilayah Bulukumba.

Terdapat puluhan kios yang berjejeran sepanjang 100 meter menawarkan Lemang Bambu yang masih panas atau masih sementara dibakar dengan api yang membara.

Lammang Bambu yang dijual di Jeneponto ini juga sudah menjadi ciri khas sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kampung halaman atau dibawa kembali pulang ke kota perantauan.

Soal rasa, Anda tak perlu khawatir. Kuliner ini lebih nikmat jika disantap bersama kelapa parut goreng yang rasanya gurih dan sedikit rasa pedas.

"Rasa lemang bambu bikin ketagihan. Aroma santan kelapanya yang menjadi ciri khas," ujar Irwan, salah seorang warga Jeneponto.

Dalam membuat lammang bambu, cukup menyediakan bahan pokoknya yang sangat mudah didapatkan di beberapa pasar tradisional. Di antaranya beras ketan putih atau juga bisa ketan warna hitam.

Selain beras ketan, bahan lain yang dibutuhkan yakni santan kelapa, garam, kerat buluh bambu yang panjangnya disesuaikan serta daun pisang.

Langkah awal, beras ketan yang biasanya disediakan sebanyak 1 kg dicuci bersih terlebih dahulu dan direndam kurang lebih 2 jam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved