Mencicipi Lezatnya Putu Cangkir, Kue Tradisional Makassar yang Masih Digemari

Kue tradisional putu cangkir misalnya. Kue di dalamnya diselipkan kelapa ini telah digemari masyarakat Makassar sejak dulu.

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Nur Fajriani R
nurfajriani/tribun-timur.com
Putu Cangkir Varian Ketan Hitam 

TRIBUNTIMURTRAVEL.COM - Sulawesi Selatan tidak perlu ditanyakan lagi soal kulinernya.

Provinsi satu ini memang dikenal dengan berbagai jenis kuliner yang lezat dan menggugah selerah.

Mulai dari cemilan, makanan berat hingga kuenya.

Kue tradisional putu cangkir misalnya. Kue di dalamnya diselipkan kelapa ini telah digemari masyarakat sejak dulu.

Umumnya, kue ini dijual pada malam hari.

Putu Cangkir di Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil
Putu Cangkir di Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil (nurfajriani/tribun-timur.com)

Namun, kerap pula dijual pada pagi hari bersama kudapan lezat lainnya.

Juga saat bertandang ke Malino, Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Tribunners akan dijumpai jalur Kue Putu Cangkir Tanatea saat pagi hingga siang hari.

Tapi, untuk menikmati sajian putu cangkir yang hangat, khas dan lezat, sepertinya pas di malam hari.

Kamu bisa bertandang ke Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil yang terletak di Jl Cendrawasih (depan Grand Mode).

Buka mulai 16.00 - 23.00 Wita.

Putu Cangkir di Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil
Putu Cangkir di Kedai Putu Cangkir Aldi & Aidil (nurfajriani/tribun-timur.com)
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved